Kenali Ciri-ciri Kanker Rahim Pada Wanita

  • 2 min read
  • Dec 17, 2020
Ciri-ciri Kanker Rahim Pada Wanita

Penyakit kanker serviks termasuk dalam kategori yang berbahaya bagi wanita. Dalam setahun ada 14.000 wanita terserang kanker serviks dan 50% dari penderitanya meninggal dunia. Kenali ciri ciri kanker rahim pada wanita sedini mungkin, penyakit paling berbahaya kedua bagi wanita Indonesia.

Kanker serviks atau kanker rahim menyerang organ yang menghubungkan rahim wanita dan vaginanya (leher rahim). Kanker serviks menyerang wanita tak mengenal sebagian besar menyerang orang yang berumur 30-45 tahun. Maka dari itu sebagai wujud kepedulian kami akan informasi kesehatan berikut ciri ciri kanker rahim pada wanita yang harus Anda kenali sejak dini.

Bagaimana kanker rahim bisa bertumbuh?

Hampir semua kanker serviks skuamosa disebabkan oleh infeksi menular seksual umum yang disebut human papillomavirus (HPV). Sekitar 80% orang akan bersentuhan dengan HPV pada tahap tertentu selama hidup mereka, tetapi ini biasanya hilang dengan sendirinya tanpa memerlukan perawatan apa pun. HPV adalah sekelompok virus yang terdiri lebih dari 100 jenis yang berbeda yang menyebar melalui kontak seksual dari kulit ke kulit. Jika tubuh tidak dapat membersihkan virus, ada risiko berkembangnya sel abnormal, yang dapat menjadi kanker seiring berjalannya waktu.

Gejala kanker serviks pada wanita

Gejala kanker serviks tidak selalu terlihat jelas, mungkin tidak menimbulkan gejala sama sekali jika masih stadium awal. Tapi akan menjadi terlihat sangat parah jika sudah stadium lanjut. Beberapa wanita tidak mengalami tanda-tanda kanker serviks sama sekali.

Pendarahan yang tidak wajar

Dalam kebanyakan kasus, perdarahan vagina adalah gejala kanker serviks pertama yang paling mudah dikenali, sebab gejalanya aneh. Misalnya Anda yang sudah biasa berhubungan seke sengan suami tanpa pendarahan, tiba-tiba bisa mengalami pendarahan tanpa rasa sakit. Gejala pendarahannya berbeda dengan menstruasi. Karena tidak terasa gejala perut mulas atau kram pada tubuh. Jika Anda sudah memasuki masa menopause pendarahan akibat kanker serviks juga bisa terjadi.

Keputihan

Tanda lain dari kanker serviks mungkin termasuk rasa sakit dan ketidaknyamanan saat berhubungan seks dan keputihan yang berbau tidak sedap. Meskipun gejala keputihan atau bau tidak sedap di sekitar vagina belum tentu kanker serviks, tapi Anda perlu memeriksakan ke dokter karena itu adalah kondisi yang tidak normal dan perlu pengobatan lebih lanjut (misalnya disebabkan oleh infeksi jamur).

Menstruasi berkepanjangan

Orang yang terkena kanker serviks biasanya mengalami siklus menstruais lebih lama dibandingkan orang normal. Jika orang tanpa kanker serviks akan mengeluarkan darah selama seminggu, maka orang yang terserang kanker serviks bisa mencapai 2-4 minggu mengalami pendarahan.

Anemia

Karena mengalami pendarahan yang begitu banyak, seseorang yang terkena kanker serviks akan berisiko terserang anemia. Tubuh akan melemah, tensi darah berkurang, dan mudah mengantuk pada kondisi yang tak wajar.

Frekuensi buang air kecil meningkat

Anda harus mewaspadai jika tiba-tiba sering merasa ingin buang air kecil secara terus menerus, padahal saat itu Anda tidak terlalu sering meminum air. Gejala ini disebabkan oleh sel kanker yang tumbuh di sekitar leher rahim dan kemudian menyebar ke kandung kemih, sistem reproduksi wanita letaknya berdekatan dengan kandung kemih dan uretra maka tumor atau pembengkakan akibat kaner mirip seperti infeksi saluran kemih. Raanya seperti terbakar, perih saat buang air kecil.

Pembengkakan kaki

Percaya atau tidak nyeri kaki juga salah satu ciri kanker serviks, hal itu karena sel kanker menekan pembuluh darah di pinggul. Artinya sirkulasi darah ke kaki menjadi melambat dan menimbun cairan yang membuat kaki menjadi bengkak.