Barangkali Anda ingin tahu apa perbedaan antara panel surya yang diproduksi oleh perusahaan audit energi. Pada dasarnya ada dua tipe panel surya yang ada di pasaran, yakni monocrystalline dan polycrystalline. Mendekati angka 90% dari jenis panel surya (fotovoltaik) yang ada di pasar dunia sekarang ini berdasarkan varian silikon. Pada tahun 2017 kemarin, lebih dari 90% pemerintah Indonesia memberlakukan proyek energi surya kristal, mononcrystalline ataupun polycrystalline.

Saat mengunjungi https://sewatama.com/id/ mungkin Anda heran dan bertanya, mana yang terbaik antara monocrystalline atau polycrystalline. Sebenarnya pilihan terbaik dari dua varian panel surya tersebut bukan sesuatu yang penting untuk dipertimbangkan ketika Anda memasangnya. Hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan panel surya adalah menurut siapa penjualnya.

Harus diperhatikan dulu, apakah penjual menjalin kerjasama oleh perusahaan besar atau sekadar toko kecil? Pahami juga garansi yang diberikan serta bagaimana Anda bisa berkonsultasi ketika ada masalah. Terakhir, spesifikasi panel surya tersedia berdasarkan kondisi produk yang Anda beli kiranya sesuai dengan contoh atau tidak.

Pasalnya semua orang bisa bermasalah dengan panel surya, khususnya Indonesia, tetapi tidak semua orang berani memberikan jaminan terhadapĀ  produk. Bahwa panel surya merupakan elemen yang umum dan mudah Anda temukan di mana saja saat ini. Dengan demikian Anda harus berhati-hati untuk memilih produk yang bagus supaya tidak berdampak buruk terhadap industri yang dikelola.

Pada panel surya monocrystaillne dibuat menggunakan silikon yang diproduksi menjadi batangan dan diiris. Jenis panel monocrystalline ini membuktikan bahwa silikon yang digunakan adalah silokon monocrystaillne. Pasalnya sel tersebut berasal dari kristal tunggal, sebuah elektro yang menghasilkan daya listrik agar banyak ruang untuk mengaliri. Itulah kenapa panel monocrystaillne yang bisa Anda lihat melalui https://sewatama.com/id/ lebih efisien ketimbang polycrystalline.

Panel surya polycrystalline terbuat dari silikon, tetapi panel ini melelehkan beberapa potongan silikon secara bersama untuk membentuk irisan pada panel. Panel ini disebut sebagai multi-kristal atau banyak kristal silikon karena di setiap sel, elektron tidak bebas bergerak. Dampaknya, panel surya polycrystalline memiliki efisiensi lebih rendah daripada monocrystalline.

Selesai sudah penjelasan yang bisa kami sampaikan mengenai dua varian panel surya perusahaan audit energi. Semoga bermanfaat dan terima kasih.